Setelah Kamis dinyatakan setengah hari kerja oleh pihak manajemen, maka tanpa pikir panjang frame blackheart pun di masukkan ke toko sepeda sore harinya. Akhirnya blackheart pun lahir dengan sempurna pada jam 11 malam hari kamis 24.12.09.
Jumat 25.12.09
Perjalanan pertama blackheart adalah menuju Cigombong dengan rute seperti biasa. Pada perjalanan masih banyak yang mesti dibenahi, seat post masih sedikit longgar, kampas rem masih baru dan berdecit. Akhirnya setelah sore hari maka saya pun pulang dan meninggalkan anak istri yang menginap di sana bersama kakeknya. Ditengah hujan deras saya tetap melanjutkan perjalanan dengan tujuan mencoba ban, hasilnya cukup mengagumkan, kemudian berbelok di Rancamaya untuk mencoba jalur macadam Kuburan Cipaku, lagi-lagi tiada keluhan. Sesampainya di Batutulis, ternyata lalulintas macet dan membuat perjalanan tertahan selama beberapa belas menit.
Akhirnya saya sampai di rumah kembali dengan sehat wal afiat tak kurang suatu apapun.
Malamnya, saya pergi ke Agri Park, sebuah kafe di taman kencana untuk bertemu dengan teman milis sepeda di Bogor. Di malam itu acara untuk pergi ke Curug Nangka diusulkan.
Sabtu 26.12.09
Setelah afspraak pada jumat malam, maka sayapun berkumpul di Lippo Juanda, dan sekitar jam tujuh lewat limabelas menit, kamipun menuju Jabaru untuk bertemu rekan di sana, ternyata hanya Petrus yang hadir di sana, setelah beruluk salam kamipun meneruskan perjalanan ke Curug Nangka. Perjalanan nanjak dilalui dengan dua kali istirahat dan akhirnya kami pun menuju lokasi Curug Nangka (718 DPL) dan beristirahat di warung, pulangnya kami mampir di penjual duren pinggir jalan dan mencoba duren jatohan yang rasanya manis dengan daging empuk dan berkulit tebal.
Ditengah jalan akhirnya kami memutuskan menuju tanjakan/turunan demit (tergantung cara pandang, maka turunan bisa menjadi tanjakan) blackheart tampil mengesankan walaupun ditengah turunan saya harus menurunkan seatpost supaya handling makin ciamik, akhirnya kami pun berpisah di pertigaan dekat Ciapus Permai.
Minggu 27.12.09
Istirahat panjang di pagi hari setelah dua hari nggenjot ugal-ugalan, maka kahirnya istri mengajak untuk pergi ke pasar bogor untuk membeli jaring ikan, untuk kolam di Cigombong. Ternyata di jalan Jalak Harupat ada Car Free Day, maka kami pun berpusing-pusing sejenak dan menuju Empang untuk mencari jaring, akhirnya setelah berputar-putar pasar di Bogor, jaring tersebut dapat ditemukan di sebuah kios di depan Stasiun Bogor.
Pulangnya, sayapun mencoba mengabadikan Car Free Day yang ke dua di kota bogor ini, dan setelah itu berhenti di penjual ketupat sayur dekat rumah
Sebuah libur akhir pekan yang berbahagia
Berikut adalah catatan pada hari Jumat dan Sabtu








